Menu

Mode Gelap
 

Terkini · 29 Jul 2023 WITA ·

6 Rekomendasi Wisata di Kubar, Menawarkan Keindahan Alam dan Kebudayaan Khas Suku Dayak


 Caption: Rumah Lamin Tolan, salah satu obyek wisata di Kabupaten Kutai Barat. (direktoripariwisata.id). Perbesar

Caption: Rumah Lamin Tolan, salah satu obyek wisata di Kabupaten Kutai Barat. (direktoripariwisata.id).

Portalborneo.or.id, Kutai Barat – Kabupaten Kutai Barat (Kubar) adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Pusat pemerintahannya terletak di Sendawar.

Kubar merupakan hasil pemekaran wilayah Kabupaten Kutai yang ditetapkan berdasarkan UU. Nomor 47 Tahun 1999.

Kubar berbatasan dengan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) di sebelah utara, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)di sebelah timur, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) di sebelah selatan, dan di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Dikenal sebagai rumah bagi masyarakat adat Dayak, Kubar juga memiliki berbagai obyek wisata.

Tidak hanya menawarkan keindahan alam, wisata kebudayaan menjadi salah satu andalan di Kubar.

Berikut ini kami sajikan enam rekomendasi wisata di Kubar, dilansir dari Tribun Wiki:

  1. Lamin Tolan

Lamin Tolan satu-satunya Lamin di Kubar yang benar-benar dapat disebut asli dan unik.

Selain dapat dikatakan berumur paling tua (± 200 tahun), konstruksi lamin ini dibangun secara tradisional karena semua bahan-bahannya dibuat tidak menggunakan alat modern, semuanya dibuat secara manual.

Demikian pula spesifikasinya, misalnya lantai menggunakan rotan, dindingnya dibuat dari kulit kayu, bahan pengikat tidak menggunakan paku, melainkan rotan, baik di bagian atap maupun bagian lainnya.

Jadi benar-benar unik.

Ini merupakan lamin Suku Dayak Benuaq.

Lamin ini terletak di Kampung Lambing, Muara Lawa.

Dari Sendawar ibu kota Kubar berjarak ± 45 KM.

Di sekitar lamin terdapat kompleks pekuburan khas Suku Dayak Benuaq, pengunjung bisa melihat Lungun, Templaaq, Kererekng dan Selokng.

  1. Danau Jempang dan Danau Lainnya

Danau Jempang terletak di Kecamatan Jempang dengan luas kurang lebih 150 km2; (15.000 ha).

Danau yang ada di Kojo (100 ha), Danau Berambai (30 ha), Danau Malinau (25 ha), dan Danau Loa Maong (100 ha).

Semua danau-danau ini merupakan penghasil ikan air tawar yang memasok sebagian besar ikan air tawar di Kalimantan Timur.

  1. Kersik Luway

Letaknya di Kecamatan Sekolaq Darat, lebih kurang 15 Km dari Desa Melak.

Luas area taman ini 50 km2.

Tiga jenis anggrek yang terdapat di tempat ini antara lain: Anggrek Hitam (Coelogyne Pandurata), Erya Vania, Erya Florida, (Coelogyne Rocus Soini) dan (Bulpophylum Mututina) serta beberapa jenis kantung semar.

Fasilitas di lokasi terdapat ruang informasi, fasilitas kebutuhan bagi wisatawan.

Untuk berkunjung ke tempat ini dapat dicapai dengan kapal sungai dari Samarinda-Melak, dilanjutkan dengan kendaraan roda empat atau roda dua.

  1. Kampung adat Dayak

Mencimai, Benung, Engkuni Pasek dan Pepas Eheng adalah desa-desa yang didiami oleh Suku Dayak Benuaq.

Terdapat lamin yang jaraknya 7 km dari Terminal Kampung Tongkok dan sebagai pusat seni Suku Benuaq.

Di desa Mencimai terdapat Museum Mencimai yang berisikan data dan informasi kehidupan suku Dayak Benuaq dalam berladang, berburu dan kehidupan kemasyarakatan lainnya, lengkap dengan foto dan penjelasannya.

Museum ini dibangun atas bantuan biaya seorang wisatawan Jepang.

Lamin yang dihuni oleh masyarakat di desa-desa ini adalah Lamin Mencimai, Lamin Benung, Lamin Engkuni dan Lamin Eheng.

  1. Air Terjun Jantur Gemuruh

Objek wisata air terjun Jantur Gemuruh terletak di Desa Mapan.

Keistimewaan Air Terjun Jantur Gemuruh ini terdapat candi peninggalan Hindu yang dikenal dengan batu Begulur.

Terdapat juga lorong-lorong yang dibuat di bawah tanah dengan lapisan batu yang panjangnya 50 meter.

Lokasi ini cocok untuk dijadikan lokasi penelitian pihak kepurbakalaan.

  1. Desa Tering

Terletak di tepi Sungai Mahakam Kecamatan Long Iram.

Di Desa Tering bermukim masyarakat Suku Bahau yang ramah menerima tamu dengan kesenian Hudoq.

Fasilitas yang tersedia antara lain Lamin adat dan Warung Art Shop.

Upacara yang terkenal adalah Lamelah Tenan, Laliq Iqbal dan Hudoq Apah.

Untuk mengunjungi tempat ini dapat dicapai dengan kapal sungai dari Samarinda ke Datah Bilang selama 2 hari.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cipayung Plus Kalimantan Timur Memperingati Hari Sumpah Pemuda

29 Oktober 2023 - 20:32 WITA

Respons DPRD Kaltim Terhadap Suara Rakyat dalam Pembangunan Daerah

29 Oktober 2023 - 15:18 WITA

Rembuk Pendidikan Kaltim 2023: Mendorong Indonesia Emas 2045

28 Oktober 2023 - 21:59 WITA

Generasi Muda Kaltim Diminta Aktif Wujudkan Perubahan Positif

28 Oktober 2023 - 14:17 WITA

Samsun Mendukung Semangat Wirausaha Pertanian di Kaltim

27 Oktober 2023 - 13:52 WITA

Kukar Penyuplai Bahan Pangan Terbesar di Kalimantan Timur

27 Oktober 2023 - 13:37 WITA

Trending di DPRD Kalimantan Timur